Akupunktur Tidak Harus Selalu Menggunakan Jarum Ini 5 Variasi Terapi Akupunktur


Akupunktur adalah pengobatan yang dilakukan dengan cara melakukan penusukan jarum ke daerah permukaan tubuh. Tujuan utama dalam terapi akkupunktur adalah menyeimbangkan energi dalam tubuh manusia. Secara harfiah akupunktur berasal dari dua kata yaitu acus yang berarti jarum dan puncture yang berarti tusuk.

Akupunktur dapat dilakukan tanpa menggunakan jarum, macam-macam variasi tersebut antara lain yaitu.

1. Elektropunktur

Elektropunktur merupakan penusukan titik akupunktur yang dimanipulasi dengan menggunakan bantuan alat stimulasi atau stimulator. Alat ini mempermudah manipulasi yang dilakukan secara manual. Elektropunktur bekerja dengan menggunakan arus listrik yang dialirkan pada jarum sesudah jarum dimasukkan kedalam kulit pasien.

Stimulator umumnya mempunyai tegangan 9 volt. Sumber listrik yang diperoleh dari baterai, aki, listri PLN. Kuat arus dinyatakan dengan satuan mikroAmpere. Biasanya antara 25-200 mikroAmpere. Namun patokan praktis yang dipakai terapis adalah subjektif, sesuai dengan yang dirasakan pasien. Waktu yang diperlukan dalam melakukan terapi elektropunktur berkisar antara 5-10 menit untuk tonifikasi, 10-20 menit untuk sedasi. Untuk anastesi lebih dari 20 menit.

2. Aquapunktur

Adalah terapi memasukkan larutan obat kedalam titik akupunktur yang dilakukan dengan cara injeksi. Aquapunktur merupakan ilmu gabungan dari kedokteran tradisional dan kedokteran konvensional. Ilmuwan dalam bidang ini telah menemukan bahwa pemberian injeksi pada titik-titik akupunktur dengan obat-obatan dapat memperkuat sistem imun untuk melawan penyakit. Sensasi penjaruman dapat ditersalurkan akibat rangsangan fisik dan kimiawi.

Obat-obatan yang digunakan harus memenuhi syarat seperti.
  • Obat harus mudah diabsorbsi
  • Tidak boleh mempunyai gejala samping
  • Harus memiliki sifat rangsangan untuk memperpanjang efek akupunktur.
Obat-obatan yang digunakan pada umumnya mencakup ekstrak jaringan placentar, Vit B12, Vib B dan Vit C.

3. Laserpunktur

Laserpunktur adalah terapi dengan menggunakan laser yang di arahkan pada titik-titik akupunktur. Waktu terapi dipengaruhi oleh panjang gelombang dan daya. Semakin rendah gelombang dari laser maka semakin lama pengobatannya dan semakin tinggi gelombang dari laser semakin cepat pengobatannya. Daya yang kuat mempercepat waktu pengobatan, begitu juga sebaliknya daya yang rendah memperlambat waktu pengobatan.

4. Akupresur

Akupresur merupakan salah satu variasi dari terapi akupunktur tanpa jarum dengan cara memberikan stimulasi berupa penekanan atau pijatan terhadap titik-titik akupunktur dalam tubuh.

Pijat dilakukan dengan menggunakan jari, ibu jari, telapak tangan dan siku. Ibu jari digunakan untuk menekan titik-titik akupunktur dan dibantu dengan menggunakan jari untuk menhasilkan manipulasi dan penekanan yang diinginkan. Telapak tangan digunakan untuk penekanan pada titik akupunktur pada daerah yang berotot besar. Siku digunakan untuk penekanan pada titik-titik akupunktur yang berada pada ketebalan lemak yang cukup tinggi sehingga penekanan menggunakan ibu jari dan jari tidak dapat dijangkau.

5. Hypnopunktur

Hypnopunktur merupakan salah satu terapi sinergi antara hipnoterapi dan akupunktur. Dalam prakteknya Hypnopunktur memberikan sugesti dan rangsangan pada titik point akupunktur baik dengan sentuhan, tekanan melalui penusukan jarum secara nyata atau imajinasi, terapi hypnopunktur ini sangat efektif untuk menangani gejala yang berhubungan dengan emosional dalam ilmu akupunktur dikenal dengan PPD (Penyebab Penyakit Dalam).

Gabung di Channel Telegram Terapi Jarum

JOIN Telegram

2 komentar untuk "Akupunktur Tidak Harus Selalu Menggunakan Jarum Ini 5 Variasi Terapi Akupunktur"

  1. Anastesi teknik untuk menghilangkan keluhan atau rasa sakit.. Dalam Ilmu Akupunktur teknik anastesi biasa digunakan untuk meringankan gejala utama pasien, sehingga pasien dapat merasa tenang karena keluhan utamanya sudah mulai teratasi, selain dari itu teknik anastesi dalam akupunktur secara tidak langsung memperbaiki sistem tubuh atau menghilangkan penyebab dari timbulnya gejala utama.

    BalasHapus

Posting Komentar