Mengapa Akupunktur Tidak Berdarah?

Hallo sobat terapi jarum, oke kali ini saya akan membahas sesuatu yang pada dasarnya pertanyaan ini sering kali muncul bagi orang-orang yang sedang belajar ilmu Akupunktur khususnya masyarakat umum.

Begitupun saya, ketika belajar akupunktur pertama kali ada pertanyaan yang muncul, Kenapa setelah di tusuk jarum akupunktur, bekasnya tidak berdarah?

Yaaa pertanyaan di atas tidak sepenuhnya benar, ada kok titik akupunktur yang berdarah setelah melakukan penusukan bahkan ada titik yang memang disengaja untuk dikeluarkan darahnya.

Selama mempelajari akupunktur, jawaban yang paling mudah di dapat adalah karena faktor bentuk dari jarum akupunktur, diantaranya adalah karena
  1. Jarum akupunktur memiliki diameter yang sangat kecil dan tipis.
  2. Jarum akupunktur sangat tajam sehingga ketika insersi penusukan jarum, maka jarum akan mudah menembus lapisan kulit.

Sehingga luka yang di timbulkan jarum akupunktur sangat kecil, hal ini lah yang membuat akupunktur tidak mengeluarkan darah.

Tetapi dalam beberapa sumber buku belajar akupunktur, dikatakan ada beberapa titik akupunktur yang akan keluar darah setelah melakukan insersi, seperti titik akupunktur pada area ujung jari tangan dan kaki atau titik CIN akupunktur.

Pada kenyataannya yang terjadi di klinis, titik akupunktur yang memiliki keterangan hati-hati bisa keluar darah nyatanya bisa saja tidak keluar darah sama sekali, sebaliknya titik akupunktur yang tidak memiliki keterangan hati-hati bisa keluar darah malah bisa keluar darah. Mengapa bisa demikian? Jawaban karena posisi letak pembuluh darah vena nya.

Letak Pembuluh Darah tiap Orang Berbeda

Pembuluh darah yang berada bawah kulit seperti pembuluh kapiler dan pembuluh vena yang mudah sekali terlihat oleh mata dengan warna khasnya yang kebiruan, kehijauan atau timbul.

Jika kalian perhatikan lokasi pembuluh darah ternyata berbeda pada tiap orangnya, jangankan tiap orang, bagian kanan dan kiri pun sudah berbeda, silahkan kalian perhatikan posisi pembuluh vena lengan kanan dan kiri kalian.

Titik akupunktur bisa berdarah dikarenakan lokasi pembuluhnya tepat di lokasi titik akupunktur begitupun sebaliknya, lokasi titik akupunktur tidak berdarah setelah melakukan insersi karena disana tidak ada jalur pembuluh darah yang terkena insersi jarum akupunktur.

Oleh sebab itu dalam buku akupunktur, area ujung jari tangan dan kaki atau titik Cin akupunktur terdapat keterangan harus berhati-hati karena bisa keluar darah dikarenakan bagian tubuh tersebut memiliki jaringan pembuluh darah yang banyak dan rumit.

Lalu Bagaimana Caranya Agar dapat Menghindari Pembuluh Vena saat Melakukan Insersi?

Pertama yang harus diketahui adalah sedikit ilmu dasar tentang anatomi tubuh manusia.
Gunakan pen light (pulpen lampu) tujuannya untuk melihat lokasi pembuluh darah sehingga pembuluh darah vena tidak akan tertusuk jarum akupunktur.

Oke mungkin kali ini, itu saja yang saya bagikan, jika kalian memiliki jawaban yang lebih baik silahkan tulis di kolom komentar.

Salam Terapi Jarum, salam terapis, salam sehat dan sukses...

Gabung di Channel Telegram Terapi Jarum

JOIN Telegram

4 komentar untuk "Mengapa Akupunktur Tidak Berdarah?"

  1. Assalamuallaikum. Apakah berbahaya bagi pasien ketika pembuluh vena terkena insersi ustadz.. ? Syukron

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waalaikum salam, pembuluh vena jika terkena insersi biasanya tidak akan membahayakan pasien, walaupun demikian kita tetap harus berhati-hati dalam melakukan insersi, jika memang sudah di ketahui bahwa di sana ada pembuluh vena maka alangkah baiknya dihindari atau memilih titik bagian yang lain atau tusuk di sekitar pembuluh darahnya jika memang titik akupunktur itu sangat penting untuk di ambil walaupun titiknya di buat meleset...

      Jika pembuluh darah vena terlanjur ke tusuk, biasanya akan keluar darah setelah nya, pembuluh darah menjadi mengembung atau terjadi hematoma, untuk penanggulangan bisa kasih kompres air hangat.

      Hapus
  2. Ustadz.. untuk pendiaman jarum setelah insersi sebaiknya selama berapa menit ? 10, 20 atau 30 menit ust..?

    Jazakhumulloh Khoiron

    BalasHapus
    Balasan
    1. Untuk masalah durasi Akupunktur itu di sesuaikan dengan kondisi pasien... Durasi 30 menit biasanya dipakai untuk anastesi..

      Untuk lebih jelasnya, insya Allah nanti sya buatkan artikelnya...

      Hapus

Posting Komentar

Hosting Unlimited Indonesia