Beranda
Ebook Indonesia
Teknik Terapi
Tentang Akupunktur
Unduhan
Download Ebook Materi Ajar Dasar Ilmu Sinshe PDF

Nama File : Buku Materi Ajar Kompetensi Dasar Ilmu Sinshe TCM 147h.pdf
Jenis File : PDF
Judul Ebook : BUKU MATERI AJAR KOMPETENSI DASAR ILMU SINSHE/ TCM
Penyusun : Willie Japaries
Jumlah halaman : 147

Dalam buku ini tercakup materi ajar untuk kompetensi dasar sinshe. Kompetensi dasar tersebut mencakup sejarah perkembangan TCM, pakar dan buku TCM klasik dan kontribusi pemikiran mereka, falsafah dasar TCM yang meliputi yin-yang, wuxing, konsep sehat dan sakit, teori tentang organ dalam dan fungsinya, teori penyebab penyakit dan mekanisme timbulnya penyakit, konsep meridian, metode diagnosis, serta prinsip terapi TCM.

Dalam ebook ini mencakup materi sebagai berikut :
  • Bab I. Riwayat Perkembangan TCM, Para Pakar Klasik Dan Aliran Terapinya
  • Bab II. Pola Pikir Dasar TCM Tentang Kesehatan
  • Bab III. Organ Dalam (ZANG-FU) Dan Fenomenanya (ZANGXIANG)
  • Bab IV. Teori Tentang Qi, Xue, Jin-Ye
  • Bab V. Jingluo (MERIDIAN)
  • Bab VI. Teori Tentang Penyebab Penyakit (BINGYING)
  • Bab VII. Teori Tentang Mekanisme Timbulnya Penyakit (BINGJI)
  • Bab VIII. Prinsip Terapi Sinshe (Preventif, Promotif dan Kuratif)
  • Bab IX. Prosedur Menuju Diagnosis: Empat Cara Pemeriksaan
  • Bab X. Formulasi Diagnosis Secara TCM

Ilmu sinshe (sinse) atau pengobatan tradisional Tionghoa, atau yang lebih dikenal dengan traditional Chinese medicine (TCM), merupakan suatu ilmu kesehatan atau pengobatan tradisional yang sudah berusia ribuan tahun. Entah tahun berapa tepatnya TCM mulai dikenal di nusantara, karena tidak terdapat catatan yang pasti.  Walaupun demikian menurut laporan Schoute seperti dikutip dr. Benjamin Lumenta, pada tahun 1640 di Batavia sudah berdiri rumah sakit China dengan ahli obat China (Lumenta, 1989:24).

Setelah Indonesia memproklamasikan kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus tahun 1945, baru pada tahun 1975 berdiri asosiasi profesi para sinshe atau ahli kesehatan China yang bernama Ikatan Naturopatis Indonesia (IKNI). Konon nama Ikatan Naturopatis Indonesia berasal dari usulan dr. Herman Soesilo, M.P.H. yang menjadi Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta pada waktu itu.

Selanjutnya IKNI di berbagai daerah mengadakan kursus atau pelatihan TCM secara sendiri-sendiri. Barulah pada tanggal 28 September tahun 2010, lewat surat keputusan nomor KEP/338/E/KK/2010, Direktur Jenderal Pendidikan Nonformal dan Informal, Kemdiknas RI memberi pengakuan terhadap Lembaga Sertifikasi Kompetensi (LSK) Sinshe. Selanjutnya Kemdiknas memfasilitasi pembuatan standar kompetensi lulusan (SKL) berbagai bidang termasuk sinshe, sehingga kini terdapat kesatuan standar pendidikan dan mutu lulusan pendidikan sinshe di Indonesia.

Buku ini merupakan salah satu produk dari program pembinaan Kemdiknas terhadap LSK Sinshe. Buku ini berisikan materi ajar untuk kompetensi dasar sinshe, mencakup sepuluh bab dengan ringkasan isi setiap bab sebagai berikut. 

Bab I menguraikan secara ringkas sejarah perkembangan TCM sejak zaman purbakala. Selanjutnya dibahas sejumlah pakar dan kitab TCM klasik beserta kekhas kontribusi masing-masing. Tujuannya agar pembaca memahami bahwa TCM bukanlah dogma yang statis, melainkan ilmu yang hidup dan dinamis, serta terus mengalami diferensiasi, revisi, dan peningkatan dari zaman ke zaman.

Bab II menguraikan konsep sehat dan sakit menurut TCM. Falsafah dasarnya mencakup teori keseimbangan yin-yang dan teori lima unsur (wuxing). Dari sini jelas tampak wawasan holistik dari TCM, yaitu manusia merupakan satu kesatuan dengan lingkungannya. Karena lima unsur tersebut terdapat dalam tubuh manusia maupun di lingkungan luar, dan lima unsur di dalam maupun di luar tubuh dapat mempengaruhi kesehatan tubuh manusia.

Bab III menguraikan konsep organ dalam (zangfu) menurut TCM. Organ dalam, menurut sinshe, lebih menitikberatkan pada fungsi yang tampak dari organ dalam tersebut, atau yang disebut fenomena organ (zangxiang). Ini sepadan dengan ilmu faal dalam ilmu medis Barat.

Bab IV menguraikan materi dasar dalam tubuh manusia, yaitu qi, xue, dan jin-ye. Juga dibahas tentang asal usul, fungsi masing-masing materi tersebut dalam keadaan sehat maupun sakit.

Bab V menguraikan teori meridian atau jingluo. Jingluo atau meridian merupakan semacam sistem jejaring yang menghubungkan seluruh bagian tubuh kita, antara organ dalam dan permukaan tubuh, antara organ satu dengan lainnya. Oleh karena itu, penyakit organ dalam dapat diketahui dari mengamati atau memeriksa gejala dan tanda dari luar. Selain itu, melalui meridian, penyakit dari luar dapat menjalar ke dalam organ tubuh.

Bab VI menguraikan penyebab penyakit menurut TCM. Secara garis besar penyebab penyakit dibagi menjadi penyebab penyakit dari luar (waigan) dan penyebab penyakit dari dalam tubuh sendiri (neishang). Yang dari luar disebut liuyin atau enam faktor temperatur dan cuaca, seperti angin, dingin, dan panas, sedangkan yang dari dalam disebut qiqing atau tujuh emosi, seperti marah, kuatir, dan cemas. Selain itu, diuraikan penyebab penyakit lain seperti rudapaksa luar dan digigit serangga.

Bab VII menguraikan bagaimana penyebab penyakit dari luar ataupun dari dalam menyebabkan timbulnya penyakit pada tubuh. Dijelaskan penyakit dapat timbul apabila pertahanan tubuh ( zhengqi) tidak dapat menahan atau mengalahkan penyebab penyakit (xieqi). Diuraikan pula keseimbangan kekuatan zhengqi dan xieqi menentukan penyakit ringan atau berat dan reaksi ekses atau defisien.

Bab VIII menguraikan prinsip pencegahan penyakit, peningkatan pertahanan tubuh, serta prinsip pengobatan menurut TCM. Dalam istilah modern, hal itu disebut sebagai upaya preventif, promotif, dan kuratif. Sungguh luar biasa bahwa sejak ribuan tahun silam prinsip preventif sudah disadari pentingnya. Selain itu, dijelaskan juga prinsip terapi simtomatik dan terapi kausal serta aplikasinya pada kasus akut dan kronis.

Bab IX menguraikan empat cara seorang sinshe memeriksa pasiennya. Empat metode tersebut adalah mengamati (wang), mendengar-menghidu (wen), bertanya (wen’), dan meraba (que). Yang agak unik dan khas adalah metode meraba nadi. Satu segmen arteri radialis yang sama di daerah pergelangan tangan dapat mencerminkan berbagai organ dalam yang berlainan. Dari nadi dapat diketahui lokasi dan jenis penyakit di semua organ dalam. Pengamatan lidah oleh sinshe juga memiliki keunikan, karena berbagai bagian lidah mencerminkan organ dalam yang berbeda. Demikian pula, warna, ketebalan, dan kondisi kering-basah selaput lidah bermakna diagnosis khusus bagi sinshe.

Bab X menguraikan tentang cara memformulasi diagnosis TCM berdasarkan keluhan utama pasien dan data yang diperoleh dari empat metode pemeriksaan yang dibahas dalam bab IX. Di sini dijelaskan tentang bedanya diagnosis penyakit dan diagnosis sindrom (sering disebut sebagai diferensiasi sindrom), dan diuraikan lima cara perumusan diagnosis TCM yang sering digunakan, yaitu bagang-bianzheng, zangfu-bianzheng, jingluo-bianzheng, liujing-bianzheng, dan wei-qi-ying-xue bianzheng.

Download via Gdrive Download via Safefileku

Penulis blog

Tidak ada komentar