Hubungan Makanan, Minuman dan Aktivitas dengan Penyakit


Salam Terapi Jarum - Makanan dan minuman merupakan materi yang menunjang kelangsungan hidup. Namun, makanan dan minuman yang tidak layak atau pola makan yang salah, malahan dapat menimbulkan berbagai macam penyakit, terutama mengakibatkan Lambung menolak untuk mencerna makanan dan minuman dengan baik, serta dapat mengakibatkan Limpa sulit berfungsi dengan baik dalam transportasi dan transformasi cairan makanan dan minuman. Berikut ini dibahas pengaruh makanan dan minuman terhadapt terjadinya penyakit.

Makanlah dan minumlah tetapi jangan berlebihan. QS. Al Araf : 31

Pemasukan makanan dan minuman harus layak, baik kualitas maupun kuantitas. Kekurangan makan ataupun kelebihan makan dapat mengakibatkan terjadi berbagai macam penyakit.

Kurang Makan

Kurang makan dapat mengakibatkan tubuh kekurangan gizi sehingga kekurangan sumber untuk energi dan darah. Dengan demikian, daya tahan tubuh menjadi lemah sehingga mudah terserang berbagai macam penyakit, baik yang datang dari dalam maupun dari luar tubuh. Sebagai contoh, bayi yang tidak mendapat air susu ibu yang cukup dapat menderita kurang gizi sehingga mengganggu pertumbuhan, perkembangan dan daya tahan tubuhnya. Demikian juga orang yang menderita kelaparan, selain mengakibatkan kurangnya energi dan darah, daya tahan tubuhnya juga menjadi lemah sehingga mudah terserang berbagai macam penyakit.

Terlalu Banyak Makan

Pemasukan makanan dan minuman yang melampaui batas, baik kuantitas maupun kualitas berakibat sama, yaitu dapat menimbulkan berbagai macam penyakit. Apabila makanan dan minuman yang di masukkan ke dalam perut melampaui daya tampung atau daya cerna dari Lambung, maka makanan dan minuman itu berubah menjadi patogen yang secara langsung dapat merusak daya cerna Lambung sehingga tidak lancar. Selain itu secara tidak langsung makanan dan minuman yang terlalu banyak dapat mengganggu organ lain, misalnya fungsi transportasi dan transformasi dari organ Limpa dalam mengubah makanan menjadi nutrisi untuk tubuh. Hal itu dapat mengakibatkan timbul gejala sakit perut, mulut mengeluarkan dahak, bau mulut, muntah cairan asam, tidak ada nafsu makan dan diare. Apbila pemasukan gizi melampaui yang dibutuhkan tubuh, maka gizi itu dapat berubah menjadi patogen yang berbentuk dahak. Patogen dahak itu dapat menghalangi peredaran energi dan darah sehingga menimbulkan berbagai macam penyakit. Misalnya apabila patogen dahak menyumbat peredaran darah dari Jantung hal itu dapat menimbulkan gejala sakit dada, sesak nafas, keluar keringat, lidah berwarna ungu dan nadi kecil. Apabila peredaran energi dan darah pada kaki terhalang, maka gejala yang timbul berupa sakit kaki, cyanosis dan gangren.

Makanan yang seimbang dapat memasok kebutuhan tubuh gizi dan nutrisi. Sebaliknya, kebiasaan makan yang tidak seimbang, baik ditinjau dari gizi maupun rasa dapat mengakibatkan kelebihan atau kekurangan komponen gizi tertentu sehingga timbul berbagai macam penyakit. Dalam buku Nai Cing dikatakan, jika terlalu banyak makan makanan yang berlemak dan gula maka menimbulkan penyakit. Walaupun lemak dan gula merupakan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh, tetapi dalam jumlah yang berlebihan dapat berubah menjadi berbagai macam patogen seperti patogen yang menyerupai dahak. Patogen itu dapat menghalangi dan menyumbat peredaran energi dan darah. Materi yang menyerupai dahak dapat juga bersatu dengan patogen angin dan Liver, kemudian menutupi saluran, sekaligus menghalangi peredaran energi dan darah dalam meridian sehingga timbul gejala hemiplegia, aphonia (tidak dapat berbicara) bahkan terjadi koma. Terlalu banyak makan yang banyak mengandung gula dapat menimbulkan patogen panas lambung dan merusak fungsi trasportasi dan transformasi dari Limpa. Selain itu, dapat melemahkan energi dan Ginjal sehingga Ginjal tidak dapat menahan air seni. Karena itu, terlalu banyak makan makanan yang mengandung gula secara bersamaan dapat mempengaruhi fungsi Lambung, Limpa dan Ginjal sehingga menimbulkan gejala selalu lapat dan haus, banyak makan dan minum. Dalam keadaan demikian, makanan dan minuman itu tidak dapat dijadikan sebagai cairan tubuh, nutrisi dan energi untuk memenuhi kebutuhan tubuh sehingga walaupun banyak makan, namun penderita menjadi semakin kurus dan kurang tenaga. Kemudian disertai juga dengan gejala banyak kencing.

Terlalu banyak makan makanan tertentu juga dapat menyebabkan penyakit. Rasa makanan dan minuman antara lain asam, manis, pedas, pahit dan asin yang berhubungan erat dengan lima organ. Kesuburan dari lima organ mengandalkan nutrisi atau cairan tubuh dari lima macam rasa itu. Tubuh bisa menjadi sehat apabila membiasakan diri makan makanan yang mempunyai aneka rasa. Sebaliknya, apabila hanya menyukai semacam rasa saja, maka tubuh tidak mendapat nutrisi yang seimbang sehingga timbuh penyakit pada salah satu organ yang kemudian dapat menjalar ke organ lainnya.

Gabung di Channel Telegram Terapi Jarum

JOIN Telegram

Tidak ada komentar untuk "Hubungan Makanan, Minuman dan Aktivitas dengan Penyakit"

SafelinkU | Shorten your link and earn money
Hosting Unlimited Indonesia