Mana Yang Efektif Terapi Akupunktur VS Terapi Bekam


Hallo sobat terapijarum.com, membahas tentang judul artikel ini, ada seseorang yang bertanya dan penasaran Apa sih persamaan Akupunktur dengan Bekam

Okey, mari kita ulas bersama..
Secara kasat mata, tentu sudah sangat jelas berbeda antara/tentang cara penanganan akupuntur maupun bekam, mungkin diantara rekan-rekan pun juga bertanya-tanya tentang hal ini, mana yang lebih bagus dan jika rekan-rekan bertanya kepada ahli Bekam pasti jawabannya adalah lebih efektif dan lebih baik Bekam, begitu pula ketika anda bertanya kepada ahli Akupunktur jawabannya pun juga sama akan lebih efektif dan lebih baik Akupunktur. Benarkah ???? 

Tentu kedua hal diatas benar adanya, kalau begitu keduanya sama-sama efektif dan baik untuk penanganan terapi? Jawabannya adalah iya. 

Perlu diketahui ini bukan masalah antara Akupunktur dan Bekam saja, jenis terapi manapun mempunyai kelebihan dan kekurangannya. Jadi maksud agan Bekam memiliki kekurangan dalam terapinya, padahal Bekam itu sunnah Rasul, banyak hadist yang menjelaskan tentang keutamaan ber-Bekam. Saya jawab IYA, tentunya untuk daerah iklim di Indonesia yang iklimnya tropis ada iklim dingin dan iklim panas, sehingga tidak setiap kondisi dapat dilakukan Bekam. 

Memahami Sifat dan Konsep dalam Teknik Bekam 

Bekam adalah teknik terapi yang dianjurkan oleh Rasulullah Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam bahkan perintah dianjurkannya ber-Bekam ini ketika Beliau Mi’raj pada saat menerima perintah sholat. Oke saya tidak bahas ini lebih lanjut, silahkan rekan-rekan cari sumbernya sendiri. Selain dari itu jika kita lihat konsep pada hadist dibawah ini 

“Kesembuhan dapat diperoleh dengan tiga cara: meminum madu, pembekaman, dan dengan besi panas. Sedang aku melarang umatku melakukan Kay (penyembuhan dengan besi panas)”. (HR. Bukhari dan Muslim)

Madu adalah salah satu jenis makanan yang disebutkan dalam Al Quran dan Hadist, selain madu dikatakan sebagai nutrisi lengkap untuk tubuh, maka fungsi dari madu adalah untuk penyakit-penyakit yang memiliki masalah terhadap pencernaan dan kurangnya cairan tubuh (baik darah maupun cairan dalam arti nutrisi tubuh) 

Bekam adalah teknik terapi yang dilakukan dengan cara mengeluarkan darah, ini adalah definisi dari cara Bekam. Pada awalnya Bekam hanya satu teknik yang biasa dikenal sebagai Bekam basah yaitu Bekam yang mengeluarkan darah. Seiring dengan berkembangnya zaman, Bekam-pun berkembang, ada teknik Bekam kering, Bekam luncur, Bekam tarik bahkan Bekam api. 

Bekam dalam arti asalnya, memiliki konsep cara terapi untuk mengurangi unsur materi dan non materi (energi/panas) dalam tubuh, sehingga Bekam lebih efektif bagi orang yang memiliki masalah kelebihan unsur, sebagaimana contohnya adalah orang yang dalam tubuhnya terkandung banyak toksid dll, maka konsep dari terapi Bekam ini adalah sedasi atau defisiensi dalam arti lain melemahkan dan mendinginkan. 

Timbul pertanyaan baru, jika Bekam basah memiliki sifat defisiensi, bagaimana dengan teknik Bekam lain seperti Bekam kering, luncur, tarik dan Bekam api? 

Tentunya jenis-jenis teknik Bekam diatas memiliki konsep yang sedikit berbeda bahkan bisa jauh. Bekam kering, luncur dan tarik juga memiliki sifat defisiensi dimana pelemahan ini hanya pada unsur non materi artinya hanya melepaskan energi atau hawa panas yang berlebihan, tetapi hasil dari Bekam tersebut tentu masih efektif walaupun tidak sebaik dengan Bekam yang mengeluarkan darah. 

Sedangkan Bekam api adalah Bekam jenis baru dimana memiliki sifat untuk menaikan energi dan menjaga cairan tubuh, meningkatkan metabolisme dan meningkatkan suhu tubuh, teknik Bekam ini lebih cocok pada daerah bersuhu dingin dengan sindroma penyakit dingin maka Bekam Api ini akan efektif, jika sindroma penyakitnya sangat dingin ekstim maka dapat dilakukan terapi Al Kay yaitu menggunakan besi panas. 

Baik, saya akan tarik kesimpulan dari pembahasan diatas tentang pemahaman sifat dan konsep teknik Bekam. Sifat dan Konsep Bekam adalah melakukan rangsangan terhadap kulit dan mengeluarkan darah melalui pelukaan menggunakan alat tajam, teknik ini disebut dengan melakukan invasif untuk mengeluarkan darah, keluarnya suatu unsur dalam tubuh berarti memiliki sifat yang melemahkan atau defisiensi. 

Maka kekurangan dalam teknik Bekam adalah tidak bisa melakukan terapi Bekam jika : 
  1. Kondisinya 3L (Lemah, Letih dan Lesu) 
  2. Orang yang kekurangan Darah, Putih Pucat 
  3. Penyakit yang sudah lama, kecuali jika rekan-rekan adalah seorang terapis yang handal 
  4. Orang dengan sebagian tubuhnya dingin 
  5. Orang yang baru berenang 
  6. Orang yang baru beraktifitas berat 

Bagaimana dengan Akupunktur, Konsepnya Seperti Apa dan Apakah dapat lebih baik dari teknik Bekam ? 

Konsep Akupunktur adalah melakukan insersi atau penusukan pada lokasi tertentu yang bertujuan untuk merangsang Qi aliran meridian sehingga timbullah rangsangan Deqi  (baca Istilah Deqi dalam Akupunktur) seperti pegal, kesemutan, kesetrum dll. 

Sifat terapi Akupunktur adalah fleksibel, maksudnya teknik Akupunktur ini dapat digunakan untuk menguatkan ataupun melemahkan, tergantung bagaimana pemilihan titik dan durasi yang digunakan, maka tekniknya pun akan berbeda selain dari itu ada teknik anastesi dalam Akupunktur yang bertujuan untuk meredakan dan menghilangkan rasa sakit pada keluhannya saat itu. 

Dari pembahasan singkat diatas pasti rekan-rekan berfikir. Waaaah terapi Akupunktur lebih fleksibel, lebih unggul dong dari Bekam, padahal Bekamkan dianjurkan oleh Nabi!!! Kok bisa ? 

Perlu rekan-rekan ketahui pula bahwa teknik Akupunktur pun memiliki kekurangannya walaupun dapat digunakan pada berbagai kondisi pesakit yang lemah ataupun kuat, akan tetapi kekurang efektifan Akupunktur akan terasa ketika kondisi pasien dalam kekurangan materi dan kelebihan materi sehingga perlu teknik lain yang lebih efektif untuk pengobatan utama dan Akupunktur sebagai pengobatan pendamping (Support). 

Contoh Kondisinya 

  • Jika seseorang dalam kondisi kekurangan unsur materi dalam tubuh, maka terapi yang utama adalah herba dan terapi pendampingnya adalah Akupunktur. 
  • Jika seseorang dalam kondisi kelebihan unsur materi dalam tubuh, maka terapi yang utama adalah Bekam dan terapi pendampingnya adalah Akupunktur. 
  • Jika seseorang dalam kondisi lemah dan diharuskan untuk di Bekam, maka untuk mendapatkan kondisi tersebut harus ditangani dengan melakukan terapi Akupunktur terlebih dahulu untuk menguatkannya, sehingga Bekam menjadi senjata pamungkas untuk menyelesaikan permasalahan kesehatan. 

Kesimpulan Mana Yang Efektif Terapi Akupunktur VS Terapi Bekam 

Semua jenis teknik terapi memiliki efektifas dan kekurangannya masing-masing, kekurangan dalam teknik terapi tidak akan muncul jika kita dapat menempatkan dan mengaplikasikannya secara tepat sesuai kondisi pesakit, maka kita akan mendapatkan ke efektifan dan prognosa perkembangan yang luar biasa. Intinya men-Sinergi-kan semua jenis terapi sesuai dengan kondisi dan diagnosanya.

Sekian Pembahasan Mana Yang Efektif Terapi Akupunktur VS Terapi Bekam, semoga dapat menambah wawasan, pemahaman dan ilmu rekan-rekan sekalian, jika ada kata yang kurang tepat, mohon maaf. 

Salam Terapis dari Azdah Blogger TerapiJarum.

Related Posts

Subscribe Our Newsletter