8 Poin Akupunktur dalam Pelayanan Kesehatan di Rumah Sakit


Pelayanan sebaiknya sesuai kebutuhan; dapat dibagi menjadi 2 model pelaksanaan:

1. Pelayanan Akupunktur di poliklinik tersendiri

Model ini dapat melaksanakan pelbagai macam pelayanan kesehatan (promotif, preventif, protektif, kuratif, dan bahkan rehabilitatif ). Untuk kegiatan promotif dan rehabilitatif, akupunktur bekerja sama dengan bidang lain dan sangat diharapkan dapat berfungsi suportif. Kegiatan kuratif dapat menjadi model pelayanan tersendiri; model ini dapat menguntungkan bila dapat bekerjasama sebagai model pengobatan lain; tetapi dapat merugikan bila menjadi eksklusif, tidak mengenal atau dikenal bagian lain. Untuk itu dibutuhkan pengelola program yang dapat mempromosikan manfaat akupunktur.

2. Pelayanan Akupunktur Terintegrasi dalam Bidang Lain

Dalam model ini akupunktur dapat bermanfaat dalam semua skenario pelayanan kesehatan karena tidak berdiri sendiri. Akupunktur menjadi bagian tindakan medis yang dapat dimanfaatkan secara tepat guna.

Keuntungan:
  • Dapat diterima dan dilaksanakan oleh tenaga medis maupun paramedis. 
  • Dapat lebih merata dan dimanfaatkan baik untuk suportif maupun alternatif. 
  • Dengan diterima sebagai pelajaran pilihan dalam pendidikan tenaga kesehatan. 
Kerugian: Tidak terlihat sebagai disiplin ilmu tersendiri.

3. Akupunktur dalam UPF Rehabilitasi Medik

Banyak kasus di bidang rehabilitasi medik, terutama yang berhubungan dengan nyeri dan karena sprain dan strain otot membutuhkan waktu penyembuhan lama; akupunktur dapat menjadi penunjang untuk peningkatan kualitas terapi. Di rumah sakit yang peralatan rehabilitasi medisnya masih kurang lengkap, akupunktur dapat dimanfaatkan sebagai terapi alternatif

4. Akupunktur dalam Pain Center Onkologi

Peranan akupunktur untuk pain relief telah terbukti cukup baik sebagai pengganti analgesia tingkat sedang. Tindakan akupunktur meningkatkan kadar morphin-like substance dalam otak. 1,4,10 Selain itu, akupunktur juga bermanfaat untuk hal-hal lain seperti: immunologi, menunjang dan meningkatkan kesegaran tubuh, serta mengurangi komplikasi (seperti anoreksia dan singultus).

5. Akupunktur dalam Penyakit Dalam dan Penyakit Anak

Akupunktur dapat dimanfaatkan untuk immunologi, alergi, dan penyakit fungsional lain.

6. Akupunktur dalam Kebidanan dan Kandungan

Peranan akupunk tur dalam bidang reproduksi diharapkan menjadi salah satu model yang dapat dipertanggung jawabkan secara ilmiah medis. Pada persalinan akupunktur dapat dimanfaatkan sebelum induksi persalinan.

7. Akupunktur dalam bidang Anestesi

Penelitian membuktikan bahwa anestesi dapat dilakukan dengan cara akupunktur, baik pada tindakan yang kecil maupun sedang, tanpa komplikasi berarti.

8. Akupunktur dalam bidang Neurologi

Akupunktur dapat mengefektifkan penggunaan obat dan meningkatkan kualitas terapi pada migren, sefalgi, dan paresis.

Related Posts

Subscribe Our Newsletter