Umat Islam Perlu Tau, Ini 7 Filsafat Rasulullah dalam Kedokteran

Syarmadel bin Qubats termasuk salah seorang dokter yang terkenal di kalangan Arab yang tinggal di daerah Najran ketika mendengar Rasulullah Saw., memiliki pengetahuan kedokteran ia bergegas datang untuk menguji Rasul kemudian ia mengajukan berbagai pertanyaan tentang penyakit dan cara pengobatannya, Rasul pun menjawab seluruh pertanyaannya, kemudian Rasul balik bertanya kepadanya tentang berbagai macam penyakit dan cara pengobatannya. Syarmadel terkejut karena ia tidak dapat menjawab pertanyaan itu. Akhirnya ia yakin akan kebenaran yang dibawa oleh Rasulullah, lalu ia berkata wahai Rasulullah, demi bapak dan ibuku aku adalah dukun dan tabib di kalangan kaumku pada jaman jahiliah apa yang harus aku lakukan, lalu Rasulullah berkata.
“Bedahlah uratnya, tusuklah jika engkau terpaksa dan gunakanlah sana (sejenis tumbuhan) dan janganlah engkau mengobati seseorang sebelum mengetahui jenis penyakitnya”.

Kemudian Syarmadel langsung menunduk lalu ia berkata, 
“Wahai Muhammad demi zat yang telah mengutusmu dengan hak, engkau lebih pandai dari aku dalam kedokteran aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain dari Allah dan Muhammad adalah utusan Allah”. 

Syarmadel memeluk Islam dan mengamalkan ajaran-ajarannya dengan baik. Dari peristiwa itu menjelaskan bahwa Rasulullah merupakan penemu seni kedokteran dan melebihi dokter-dokter yang terkenal pada jamannya. Risalah yang dibawanya bukan saja risalah kedokteran melainkan merupakan risalah akidah dan agama, akan tetapi apa yang diucapkannya bersumber dari wahyu Allah.

Rasulullah menitik beratkan filsafat kedokteran dalam beberapa hal berikut :
  1. Membersihkan Thibb dari unsur-unsur khurafat (mitos), dajjal dan sihir.
  2. Rasulullah Saw., telah memerangi unsur-unsur khurafat dengan sabdanya “Barang siapa yang menggantungkan jimat, maka dia telah menyekutukan Allah”.
  3. Jampi-jampi, jimat dan guna-guna merupakan unsur-unsur syirik.
  4. Meletakan dasar-dasar tindakan pencegahan dari penyakit, meletakan dasar kebersihan lingkungan pribadi dan pola hidup yang teratur.
  5. Mempraktikkan tindakan cepat ketika sakit.
  6. Rasulullah telah memerintahkan kaum muslimin untuk melakukan pengobatan.
  7. Rasulullah juga menyarankan untuk berobat kedokter terbaik. Rasulullah telah menyetrika kulit Saad bin Muadz dengan besi panas.
Di antara keagungan Rasulullah adalah petunjuk dan tuntunan medis yang mencapai derajat luar biasa padahal waktu itu ilmu kedokteran masih dalam tahap permulaan, kemudian datang masa perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk menegaskan keagungan kedokteran yang diterapkan oleh Rasulullah meskipun belum pernah mendalami dari ilmu kedokteran dan bergaul dengan para dokter.


Gabung di Channel Telegram Terapi Jarum

JOIN Telegram
Kamu sedang belajar Akupunktur atau masih bingung titik apa yang harus di pilih ketika berhadapan dengan pasien? Tenang.... Cukup buka aplikasi Acupoint Azdah pilih bagian menu Utama, pilih Titik Kasus. Disana sudah ada titik akupunktur apa saja yang harus dipilih. Mudah bukan!
Coba Install Sekarang
null