Titik Akupunktur Meridian Dachang Usus Besar


Dachang (Usus Besar) – Large Intestine (LI)

Elemen Logam | Sedih | Barat | Kering | Putih
Meridian Yang Ming Tangan Usus Besar

Istilah Lain Meridian Usus Besar :

Ada beberapa istilah berbeda yang mungkin anda temukan untuk nama Meridian Usus Besar, di antaranya :
  • Shou Yan Ming Da Zang Jing 
  • Meridian Yang Ming tangan, Usus Besar 
  • Meridian Yangming dari Usus Besar 
  • Large Intestine Meridian (LI) 
  • Meridian of Hand – Yangming 
Nama Jalur Meridian : Yangming Tangan Usus Besar
Fungsi : Menahan dan fermentasi sari makanan

Singkatan Standar Internasional : LI / Li Merdian Usus Besar

Secara Internasional, Meridian Usus Besar biasa disingkat LI/Li (dari kata Large Interstine). Di buku ini disingkat dengan LI (dua huruf besar). Jika ada tulisan : LI 4 maka artinya adalah Meridian Usus Besar no. 4 yaitu titik : Hegu / He Ku / Hekuk
Jumlah titik acupoint : 20 pasang titik, kanan kiri.
Pasangan Organ : Paru - Paru
Elemen : Logam
Panca Indra : Hidung
Jaringan Tubuh : Kulit, bulu
Perjalanan Hidup : Tua
Emosi : Sedih
Cuaca : Kering
Musim : Gugur
Arah angin : Barat
Rasa : Pedas
Warna : Putih
Suara : Tangis
Sikap : Baring
Jam Organ : 05.00-07.00
Titik MU : St 25 (Tian Shu / Pintu Gerbang Surga)
Titik Shu : BL 25 (Da Chang Shu / Titik Shu Usus Besar)
Khasiat / khasiat : Mengatasi gangguan pencernaan dan pernafasan, mengatasi gangguan sakit kepala, mengatasi gangguan pada kulit, penyakit-penyakit yang terkait dengan dahi, hidung, mulut, gigi, tenggorokan, Usus Besar.

Sindrom Kelainan Meridian Usus Besar :

Akan menyebabkan sakit gigi, mulut kering, hidung tersumbat, epitaxis (mimisan), penyakit tenggorokan, pundak, lengan, tangan dan daerah sepanjang aliran meridian.

Perjalanan Meridian

  • Dimulai dari pangkal kuku jari telunjuk (Shangyang / Sang Yang LI 1). 
  • Ke atas menyusuri batas hitam putih tangan, sampai lengan. 
  • Melanjutkan perjalanan di sisi lengan sampai ke sisi luar lipat siku. 
  • Berjalan naik menelusurui sisi lengan bagian atas, sampai di persendian bahu. (titik Jiangyu / Cien Yi- LI 15 
  • Naik ke bahu, terus ke kuduk, kembali ke bahu (di sini bersilangan dengan titik Meridian lain : Pingfung / Pingfeng SI 12 dan Dazhui / Ta Cui DU 14). 
  • Menyeberang ke leher, rahang, pipi, ke atas bibir, berakhir di sisi hidung secara bersilang. 
  • Dari bahu ada cabang yang turun melewati dada, Lambung menuju ke Usus Besar. 

Penyakit atau gejala abnormal pada Meridian Yang Ming Tangan Usus Besar.

Penyakit atau gejala abnormal pada Meridian :

Suhu badan naik, haus sekali, nyeri tenggorokan, epistidaksis (pendarahan dari hidung), gigi nyeri dan gusi bengkak, mata merah dan nyeri, leher bagian depan (kelenjar gondok) membesar, nyeri daerah belikat/scapula dan tangan bagian atas, kadang-kadang disertai inflamasi (radang) dan demam, telunjuk tidak dapat digerakkan dengan leluasa.

Penyakit atau gejala abnormal pada organ dalam :

Sekitar umbilicus (pusar) terasa nyeri atau nyeri perut dengan lokasi yang berpindah-pindah, borborigmus (perut keroncongan – gas dalam Usus), diare atau kotoran tidak berbentuk, dapat disertai lendir, kadang-kadang terdapat gejala sesak nafas.

NB : Tulang Belikat / Scapula : tulang bentuk segitiga yang terlihat seperti sayap di belakang

Letak Usus Besar (Large Intestine) Dalam Sistem Pencernaan Manusia

Usus Besar atau kolon dalam anatomi adalah bagian usus antara usus buntu dan rektum. Fungsi utama organ ini adalah menyerap air dari feses. Pada mamalia, kolon terdiri dari kolon menanjak (ascending), kolon melintang (transverse), kolon menurun (descending), kolon sigmoid, dan rektum. Bagian kolon dari usus buntu hingga pertengahan kolon melintang sering disebut dengan "kolon kanan", sedangkan bagian sisanya sering disebut dengan "kolon kiri".

Fungsi Usus Besar

  • Menyimpan dan eliminasi sisa makanan
  • Menjaga keseimbangan cairan dan elektrolit, dengan cara menyerap air
  • Mendegradasi (penurunan) bakteri.

Anatomi dan Histologi

Secara makroskopis Usus Besar dapat dibagi menjadi enam bagian, yaitu sekum, kolon asenden, kolon transversus, kolon desenden, sigmoid, dan rektum. Keenam bagian ini sulit dibedakan secara histologis. Karakteristik utama pada sekum, kolon, dan rektum yaitu tidak membentuk vili seperti usus halus, memiliki kelenjar yang panjang dan berbentuk tubuli sederhana, tidak memiliki sel granulerasidofilik (sel Panneth), dan memiliki jumlah nodul Limpatik yang banyak.

Gambaran histologis Usus Besar secara umum yaitu mengandung Kripta Lieberkuhn yang lebih panjang dan lebih lurus pada tunikamukosa dibandingkan dengan usus halus. Epitel Usus Besar berbentuk silinder dan mengandung jauh lebih banyak sel Goblet dibandingkan usus halus Laminapropria Usus Besar terdiri atas jaringan ikat retikuler dan nodulus Limpatikus.Seperti pada usus halus, tunika muskularis mukosa pada Usus Besar terdiri atas lapisan sirkular sebelah dalam dan lapisan longitudinal sebelah luar. Tunika mukosa terdiri atas jaringan ikat longgar, lemak, dan pleksus Meissner. Di sebelah luar tunika mukosa terdapat tunika muskularis eksterna dan tunika serosa. Tunikaserosa ini terdiri atas mesotelium dan jaringan ikat subserosa.

Pembuluh Darah pada Usus Besar

Suplai pembuluh darah untuk Usus Besar berasal dari arteri mesenterica inferior dan superior. Pembagian suplai darah Usus Besar yaitu Sekum, kolon asenden, dan kolon transversus proksimal disuplai oleh cabang dari arteri mesentericasuperior, kolon transversus distalis, kolon desenden, kolon sigmoid dan rektum bagian atas disuplai oleh cabang dari arteri mesenterica inferior, sisa rektum disuplai oleh arteri rektalis tengah dan inferior yang merupakan cabang dari arteri iliaca interna dan arteri pudenda interna.

Peradangan pada Usus Besar

Peradangan pada Usus Besar kolitis. Beberapa indikator terjadinya peradangan pada usus yaitu vili usus menjadi lebih panjang, dinding usus menebal, dan jumlah jaringan Limpatik menjadi lebih banyak Berdasarkan gambaran histopatologi, pada peradangan akut terjadi edema di lamina propia disertai infiltrasi leukosit dalam jumlah yang ringan dan didominasi neutrofil. Selain itu, ruang antar vili dan kripta menjadi lebih lebar. Pada infeksi kronis, infiltrasi sel radang didominasi limfosit dan sel plasma, serta penyebaran kripta menjadi lebih lebar karena berisi leukosit dan sel debris. Dalam beberapa kasus, dapat terjadi inflamasi akut dan kronis secara bersamaan disertai nekrosa, trombosis, dan mineralisasi.

Titik Akupunktur Meridian Dachang Usus Besar
File Type : PDF | Size : 1.2mb

Related Posts

Subscribe Our Newsletter