2 Penyebab Migren dalam Pandangan Teori Akupunktur


Migrain akibat Sindrom Xu dengan gejala :

Nyeri kepala sebelah yang sebelumnya didahului dengan rasa ketegangan, kelelahan atau stress dan nyeri ini bersifat insidious (tersembunyi). Rasa nyeri ini dapat terasa kuat atau lemah dan bereaksi dengan tekanan dan panas.

Gejala yang menyertai berupa rasa lesu, berdebar-debar (palpitasi), insomnia, lidah pucat dengan denyut nadi lemah sebagai tanda sindrom Xu.


Migrain akibat Sindrom Shi dengan gejala :

Nyeri kepala sebelah yang keras dan mengganggu di ikuti pusing tujuh keliling, mudah terangsang (iritabilitas), mual, rasa penuh dan nyeri di dada bagian bawah atau perut atas

Lidah dengan selaput tebal dan nadi teraba tegang tak beraturan.

Prinsip terapi :

Menghilangkan sumbatan pada meridian dan kolateralnya serta menormalkan aliran Qi Xue.

Gunakan kombinasi titik local dengan titik jauh (distal point) dengan teknik tonifikasi pasa sindom Xu dan sedasi (pelemahan) pada sindrom Shi. Biasanya penjaruman disesuaikan dengan lokasi nyeri berdasarkan meridian yang dilewati, seperti :
  • Nyeri kepala belakang gunakan titik Fengchi yang dikombinasi dengan Titik Kunglun pada kaki serta titik Houxi pada tangan. 
  • Nyeri dahi dapat digunakan titik Touwei, Yinyang, Shangxiang pada kepala yang dikombinasi dengan titik Hegu pada tangan dan titik Neiting pada kaki. 
  • Nyeri kepala sebelah bisa digunakan titik Taiyang, Shuaigu pada sisi kepala dikombinasi dengan titik Waiguan pada tangan dan titik Zulingi pada kaki. 
  • Nyeri kepala atas dapat digunakan titik Baihui pada puncak kepala dikombinasi dengan titik Houxi pada tangan dan titik Zhiyi serta Taichong pada kaki. 

Di samping ini dapat juga ditambahkan titik-titik berdasarkan kausal dari masalah tersebut, misalnya yang diakibatkan hiperaktivitas Yang Hati dapat ditambahkan titik Xingjian dan Yanglingquan. Jika diakibatkan karena defisiensi Qi-Xue dapat di tambahkan titik Qihai dan Zusanli. Untuk semua titik-titik diatas bisa dilihat kembali titik terapi pada kasus nyeri kepala.

Related Posts

Subscribe Our Newsletter