Penanganan Herba & Akupunktur untuk Diare

Diare


Sahabat terapijarum.blogspot.com - Diare berkaitan dengan pembuangan cairan air secara kerap dan berlebihan dari dalam perut. Ini seringkali berkaitan dengan enteritis akut dan kronis, salah cerna, kolotis alergi, tuberkolusisi dan penyakit-penyakit lain

(1) DIARE AKUT :

Serangan mendadak dengan jumlah dan frekuensi yang lebih sering

 DIARE DINGIN LEMBAB : 

Pembuangan berair yang tercampur dengan makan salah cerna, borborigmus dan sakit perut, tidak terasa haus, tubuh dingin dan lebih menyukai hangat, denyut lamban, lidah pucat, lapisan lidah putih dan licin.

 DIARE PANAS LEMBAB : 

Bagian dalam perut kekuning-kuningan, panas dan bau, sakit perut, perasaan terbakar pada anus, air seni agak gelap, denyut lemah dan cepat, lapisan lidah kuning dan berminyak, demam dan perasaan haus

(2) DIARE KRONIS : 

Serangan perlahan atau serangan akut sebelumnya dengan frekuensi bagian dalam perut sedikit

 DIARE KARENA DEFISIENSI LIMPA KECIL : 

Kulit pucat, lelah mental dan fisik anorekdia, lebih menyukai hangat dan tidak tahan pada udara dingin pada daerah perut bawah atau kaki dan tangan bawah, denyut dalam dan halus, lidah pucat dengan permukaan putih

 DIARE KARENA DEFISIENSI GINJAL : 

Sakit ringan sebelum subuh, sakit hilang setelah pembuangan kotoran atau borborygmus (perut keroncongan), tidak tahan udara dingin, pada daerah perut bawah atau kaki dan tangan bawah, denyut dalam halus, lidah pucat dengan permukaan putih.

Penanggulangan Diare

Penderita diare sebaiknya segera meminum oralit yang merupakan campuran dari gula dan garam untuk menjaga cairan tubuh

Beberapa cara penangulangan diare antara lain :
1. Jaga hidrasi dengan elektrolit yang seimbang. Ini merupakan cara paling sesuai di kebanyakan kasus diare bahkan disentri. Mengkonsumsi sejumlah besar air yang tidak diseimbangi dengan elektrolit dapat mengakibatkan ketidakseimbangan elektrolit yang berbahaya dan dalam beberapa kasus yang langka dapat berakibat fatal (keracunan air).

2. Mencoba makan lebih sering tapi dengan porsi yang lebih sedikit, frekuensi teratur dan jangan makan atau minum terlalu cepat.

3. Cairan intravenous : kadangkala, terutama pada anak-anak dehidrasi dapat mengancam jiwa dan cairan intravenous mungkin dibutuhkan

4. Terapi rehidrasi oral : meminum solusi gula / garam yang dapat diserap oleh tubuh

5. Menjaga kebersihan dan isolasi : kebersihan tubuh merupakan faktor utama dalam membatasi penyebaran penyakit

Cara pembuatan ORALIT

Bahan :
- 200 ml atau segelas air matang
- 2 sendok teh gula pasi
- 1⁄2 sendok teh garam halus

Campur semua bahan hingga larut lalu minumkan pada penderita diare. Minum oralit dengan ketentuan sebagai berikut :

Usia Kurang dari 1 tahun

Pemberian setelah 3 jam 1 1⁄2 gelas
diketahui Diare 1⁄2 gelas

Usia  1 – 4 tahun

Pemberian setelah diketahui Diare 3 jam 3 gelas
Pemberian setelah BAB 1 gelas

Usia 5 – 12 tahun

Pemberian setelah 3 jam diketahui Diare 6 gelas
Pemberian setelah BAB 1 1⁄2 gelas

Usia Dewasa

Pemberian setelah 3 jam diketahui Diare 12 gelas
Pemberian setelah BAB 5 gelas

Tanaman Obat Untuk Diare :

 Kunyit putih / Kaempferia angustifolia : anti diare
 Tapak liman / Elephantophus scaber : anti bakteri
 Mimba / Azadirachta indica : anti diare

Pantangan :

1. Bawang putih
Jenis rempah-rempah ini adalah salah satu umbi yang bisa menghasilkan gas di dalam perut. Memakan bawang putih bisa memperparah penyakit diare anda

2. Kopi
kopi biasanya baik untuk pencahaar dan melancarkan pencernaan. Tapi ketika kamu sedang diare, sangat disarankan untuk tidak minum kopi karena akan membuat diare semakit parah.

3. Jeruk nipis
Jeruk adalah salah satu jenis buah yang kaya akan serat dan bisa memicu gas dalam perut. Jeruk nipis bisa melancarkan sulit buang air besar karena kaya akan seratnya namun apabila anda sedang diare tidak disarankan mengkonsumsi buah yang satu ini

4. Buah leci
Buah ini memiliki rasa yang nikmat dan khas. Namun apabila mengkonsumsi terlalu banyak bisa memicu diare.

5. Kubis
Kubis dicerna oleh Lambung cukup lambat dan mengandung serat cukup tinggi dan juga sulfur. Apbila dikonsumsi bisa memicu produksi gas dalam tubuh manusia. Keadaan ini dapat memperparah penyakit diare

6. Kacang-kacangan
Jenis kacang-kacangan adalah salah satu dalam daftar makanan yang harus anda hindari ketika diare

7. Susu
susu adalah makanan yang sehat, sangat dianjurkan untuk dikonsumsi oleh semua orang namun apabila anda sedang diare, sebaiknya hindari dulu minuman satu ini

8. Makanan pedas dan berminyak
Makanan pedas dan berminyak tidak dianjurkan dikonsumsi ketika anda sedang diare. Hal ini dapat membuat penyakit diare tambah parah. Produksi gas dalam perut juga akan meningkat drastis sehingga tidak heran apabila perut terasa sakit.

Prinsip memilih titik-titik akupunktur :

DIARE AKUT :

RN/CV 12. Zhongwan / Cung Wan (Perut Bagian Tengah )
St 25. Tianshu / Tien Su (Tiang Pintu Gerbang Surga)

Untuk mengatur pengangkutan dan transformasi fungsi perut dana usus dengan mmemilih

St 37. Shangjuxu / Sang Ci Si (Ruang Atas Kosong)

Untuk mengatur dinamika qi di perut dan usus dengan memilih

Sp 9. Yinlingquan / Yin Ling Cuen (Mata Air dan Bukit Yin)

Ket : Titik Sp 9. Yinlingquan / Yin Ling Cuen (Mata Air dan Bukit Yin)akan membentengi Limpa kecil dan membersihkan kelembapan untuk memperbaiki diare akut.

DIARE KRONIS :

Titik yang dipilih sebagian besar untuk membentengi Yang Limpa kecil dan Ginjal dengan metode suplementasi.

LR 13. Zhangmen / Zang Meng (Gerbang Hukum )
BL 20. Pishu / Pi Su (Titik Shu Meridian Limpa)

Untuk membentengi Limpa kecil dan memperkuat qi

RN/CV 12. Zhongwan / Cung Wan (Perut Bagian Tengah )
St 25. Tianshu / Tien Su (Tiang Pintu Gerbang Surga)
St 36. Zusanli / Cu San Li (Tiga Mil atau Kaki)

Related Posts

Subscribe Our Newsletter